“Menjadikan Masyarakat Desa Yang Sejahtera, Dinamis, Dam Agamis”

Artikel

Semarak Malam Pembukaan KKN UISI 2026: Kelompok 05 Membawa Inovasi Ekonomi Sirkular dan Digitalisasi UMKM ke Desa Ketapanglor

03 Agustus 2026 10:33:33  NASRUDDIN  29 Kali Dibaca  Berita Desa

KETAPANGLOR, GRESIK – Suasana Balai Desa Ketapanglor pada Senin malam (27/7) terasa lebih meriah dari biasanya. Antusiasme warga dan tokoh masyarakat mewarnai acara Penerimaan dan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Tahun 2026 untuk Kelompok 05. Berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, acara ini dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Ketapanglor, Ibu Irma Oktavia, S.Pd., MM., beserta seluruh perangkat desa yang turut bahu-membahu menyiapkan fasilitas kelancaran acara. Turut hadir pula para tokoh masyarakat serta jajaran pengurus Karang Taruna desa setempat. Menariknya, momentum pembukaan KKN ini juga beriringan dengan agenda penting desa lainnya, yakni rapat panitia Haul Desa Ketapanglor yang dilaksanakan tepat setelah prosesi penerimaan mahasiswa selesai.

Acara dibuka secara resmi oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UISI di balai desa. Setelah pembacaan doa yang berlangsung khidmat, acara dilanjutkan dengan sesi sambutan-sambutan. Dalam sambutannya, Penjabat Kepala Desa Ketapanglor menyambut hangat kedatangan para mahasiswa sekaligus menyampaikan pesan dan harapan penuh kepada Kelompok 05 KKN UISI. Beliau menyatakan bahwa pihak desa sangat terbuka dan berharap agar seluruh rangkaian kegiatan KKN di Desa Ketapanglor dapat terlaksana dengan baik dan lancar tanpa halangan suatu apa pun, serta kehadiran para mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif dan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Ketua Kelompok 05 KKN UISI, Ruziqna Hadikafilardi Muhtarom dalam sambutannya juga menegaskan komitmen timnya untuk bersinergi dengan masyarakat selama masa pengabdian. Puncak prosesi penerimaan ini ditandai dengan serah terima mahasiswa KKN secara simbolis kepada jajaran pemerintahan desa, yang diwujudkan melalui penyematan rompi KKN kepada Ketua Kelompok 05 langsung oleh Penjabat Kepala Desa.

Sebagai wujud kesiapan mengabdi, Kelompok 05 memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan gambaran umum program kerja unggulan yang akan dieksekusi di Desa Ketapanglor. Program-program tersebut dirancang sangat relevan dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat saat ini, yang terbagi dalam dua fokus utama, yakni inovasi olahan pangan dan pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular, serta digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pada fokus pertama terkait inovasi dan pengelolaan limbah, Kelompok 05 akan mengolah potensi lokal jeruk nipis menjadi produk garnish kering yang memiliki nilai tambah jual di pasaran. Selain itu, para mahasiswa juga akan memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair melalui proses komposter anaerob menggunakan molase selama 14 hari. Langkah inovatif lainnya adalah mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai estetika, yakni lilin aromaterapi. Minyak jelantah tersebut akan dimurnikan menggunakan arang aktif, kemudian diformulasikan dengan stearin wax serta tambahan pewangi alami hasil ekstraksi limbah kulit jeruk nipis.

Sementara itu, pada fokus kedua mengenai digitalisasi UMKM, program kerja diarahkan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar produk lokal buatan warga Ketapanglor. Pendampingan teknologi informasi yang diberikan kepada para pelaku UMKM mencakup peningkatan dan perancangan visual branding, pembuatan serta integrasi sistem pembayaran digital berbasis QRIS, hingga pendampingan proses pengajuan sertifikasi halal.

Acara pembukaan KKN Kelompok 05 ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, jajaran pemerintahan desa, dan masyarakat. Rangkaian malam itu kemudian langsung dilanjutkan dengan musyawarah rapat panitia Haul Desa Ketapanglor yang dipimpin oleh pihak desa. Melalui program-program strategis yang dibawa, kolaborasi antara mahasiswa KKN UISI Kelompok 05 dan warga Desa Ketapanglor diharapkan dapat melahirkan inovasi yang mandiri, berkelanjutan, dan memajukan perekonomian desa.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image